• Vol 5 No 2 (2018)

    Keislaman pada seseorang termanifestasi dalam berbagai dimensi psikologis. Implementasi keislaman seseorang dapat diwujudkan dengan melaksanakan anjuran dan menjauhi larangan dalam ajaran Islam, baik pada tataran syariat maupun perilaku (mu'āmalah), baik yang zahir maupun batin. Edisi kali ini akan membahas bagaimana dimensi psikologis tersebut tercermin dan tergambar dalam beberapa penelitian dan kajian yang dibahas pada artikel-artikel edisi kali. Terkait bagaimana larangan dalam agama, khususnya larangan berakhlak tercela, seperti prasangka buruk (husn al-ẓann) berdampak pada kecemasan. Artikel lain menjelaskan bagaimana hasad dapat diukur secara metodologis. Agama memberikan perintah agar seseorang memiliki kesalehan secara menyeluruh. Salah artikel dalam edisi kali ini menjelaskan bagaimana religiusitas multidimensi terjadi pada tunatera, membuktikan bahwa implementasi kepribadian Islam tidak bisa dibatasi oleh disabilitas fisik. Karena manusia sesungguhnya tidak hanya berada pada dimensi fisik, namun juga spiritual. Artikel lain, menjelaskan bahwa salah satu aktivitas spiritual manusia adalah bermimpi. Artikel tersebut mengulas bagaimana mimpi dalam psikologi Islam sebagai bentuk aktivitas psiko-spiritual. Semua artikel pada edisi kali ini diharapkan memberikan kontribusi bagi perkembangan psikologi Islam.

1 - 6 of 6 items