Identitas Profesional Konselor Muslim: Spiritualitas, Etos Islami, dan Digital Mental Health

Main Article Content

Zubaedah Nur Fajriah

Abstract

Identitas profesional konselor Muslim merupakan konstruksi multidimensi yang memadukan spiritualitas Islam, prinsip-prinsip etika, dan adaptasi terhadap dinamika global seperti digitalisasi dan pluralisme budaya. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis terhadap artikel-artikel jurnal ilmiah untuk mengkaji bagaimana ketiga dimensi tersebut, yaitu spiritualitas, etos, dan praktik digital, membentuk identitas profesional dalam konseling Islam. Analisis tematik digunakan terhadap 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025, tinjauan ini mengidentifikasi tema-tema utama termasuk ketulusan (ikhlas), kejujuran (amanah), dan perilaku moral (adab) sebagai nilai-nilai panduan dalam praktik konseling. Dalam konteks digital, konselor ditantang untuk menggabungkan kompetensi teknologi dengan kesadaran spiritual guna memenuhi kebutuhan kesehatan mental kaum muda Muslim. Temuan ini juga menyoroti pentingnya mengembangkan model konseling Islam yang berbasis bukti dan sensitif terhadap konteks, yang sesuai untuk masyarakat multikultural dan yang semakin sekuler. Studi ini berkontribusi pada diskursus yang berkembang tentang konseling Islam dengan menyediakan kerangka kerja integratif untuk memahami identitas profesional konselor Muslim di era digital, dengan menekankan sifatnya yang dinamis, reflektif, dan berbasis nilai.

Article Details

How to Cite
Fajriah, Z. N. . (2026). Identitas Profesional Konselor Muslim: Spiritualitas, Etos Islami, dan Digital Mental Health. Jurnal Psikologi Islam, 12(2), 72–83. https://doi.org/10.47399/jpi.v12i2.333
Section
Empirical Research