Pengalaman komunikasi asertif pada perempuan yang menikah melalui proses ta’aruf

  • Zafirah Hanna Qaddura Mahasiswa Magister Profesi Psikologi UNAIR
  • Virginia Sukma Dewi
  • Nisrina Dwi Pramara Putri
  • Khoirunnisa Khoirunnisa
  • Ichwan Cahyono

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman komunikasi asertif pada perempuan yang menikah melalui proses ta’aruf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik penggalian data menggunakan teknik wawancara. Teknik pemantapan kredibilitas yang digunakan yaitu member check dengan analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Temuan mengenai pengalaman komunikasi asertif pada perempuan yang menikah melalui proses ta’aruf dalam penelitian ini meliputi pengungkapan perasaan positif, perasaan negatif, serta pengungkapan pendapat dalam segala aspek berumah tangga. Pengalaman komunikasi asertif tersebut didasari oleh prinsip bahwa segala masalah yang kecil apabila tidak dikomunikasikan akan menjadi besar. Prinsip bahwa kedudukan pasangan suami istri adalah setara sebagai partner dalam berumah tangga menjadi faktor perempuan melakukan komunikasi asertif.


Kata Kunci: Komunikasi asertif, Asertivitas, Ta’aruf

Published
Jun 30, 2019
How to Cite
QADDURA, Zafirah Hanna et al. Pengalaman komunikasi asertif pada perempuan yang menikah melalui proses ta’aruf. Jurnal Psikologi Islam, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 57-65, june 2019. ISSN 2549-9297. Available at: <http://jpi.api-himpsi.org/index.php/jpi/article/view/68>. Date accessed: 21 oct. 2019.
Section
Empirical Research