Efektivitas pelatihan self-compassion untuk meningkatkan resiliensi pada anak keluarga tidak harmonis

  • Lifthya Ahadiati Akmala Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan self-compassion dalam meningkatkan resiliensi pada anak yang berasal dari keluarga tidak harmonis. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat resiliensi anak dari keluarga tidak harmonis sebelum mengikuti pelatihan dan setelah mengikuti pelatihan self-compassion. Subjek pada penelitian ini adalah anak yang kedua orangtuanya tidak harmonis dengan rentang usia 13 – 16 tahun di Yogyakarta. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest one group design only. Pelatihan terdiri dari 10 sesi, setiap sesi berlangsung sekitar 30 – 60 menit. Skala resiliensi yang digunakan dalam posttest dan posttest mengadaptasi skala resiliensi milik Connor & Davidson (2003) berjumlah 23 aitem. Data tambahan diperoleh dari skala self-compassion yang diadaptasi dari skala milik Raes, dkk. (2011) dan reflective journal. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan bahwa p = 0.044 yang artinya pelatihan self-compassion dapat meningkatkan resiliensi pada anak dari keluarga tidak harmonis. Jadi, hipotesis penelitian ini diterima.
 
Kata Kunci: anak keluarga tidak harmonis, pelatihan self-compassion, resiliensi

Published
Jun 30, 2019
How to Cite
AKMALA, Lifthya Ahadiati. Efektivitas pelatihan self-compassion untuk meningkatkan resiliensi pada anak keluarga tidak harmonis. Jurnal Psikologi Islam, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 13-24, june 2019. ISSN 2549-9297. Available at: <http://jpi.api-himpsi.org/index.php/jpi/article/view/76>. Date accessed: 21 oct. 2019.
Section
Empirical Research